PEMROSESAN INFORMASI PADA PROSES BERPIKIR DALAM BELAJAR GEOMETRI

Geometri merupakan salah satu bidang kajian matematika yang penting, namun pada prakteknya ternyata masih banyak ditemukan kesulitan belajar geometri dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Untuk dapat melihat sejauh mana keterlibatan individu secara aktif dalam belajar tidaklah cukup hanya dilihat dari performannya saja, namun perlu diamati proses belajarnya, karena belajar berkaitan dengan ide-ide maka berkaitan dengan kegiatan berpikir.

Dimana dalam proses berpikir terdapat pula pemrosesan informasi yang melibatkan aktivitas kognitif. Berkaitan dengan proses belajar dalam Geometri maka pada setiap fase tentunya akan terjadi pemrosesan informasi pula yang berimplikasi pada representasi hasil pemikiran tersebut. Secara tidak langsung dapat dikatakan bahwa pemrosesan informasi yang terjadi pada proses berpikir akan berpengaruh pula pada keberhasilan dan atau kegagalan dalam belajar Geometri. Berkaitan dengan keberhasilan dan kegagalan dalam belajar geometri dalam penelitian ini akan dilihat bagaimana proses informasi berlangsung dalam belajar geometri.

Sejalan dengan tujuan penelitian ini maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pelitian penelitian kualitatif. Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini, maka bentuk penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini tidak ada hipotesis dan data yang akan dihasilkan adalah data deskriptif yang berupa kata tertulis atau lisan. Subyek dalam penelitian ini terdiri dari 30 mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika FKIP UNS. Sesuai dengan kaerakteristik data yang bersifat kualitatif maka strategi penelitian ini menggunakan metode deskriptif kulitatif.

Pengambilan datanya akan menggunakan metode obeservasi, wawancara, tes dan angket terbuka. Observasi dilakukan untuk mengetahui proses belajar siswa di dalam kelas kemudian wawancara dan angket dilakukan untuk menggali informasi tentang pemrosesan informasi yang dialami oleh siswa saat belajar. Sedangkan untuk tahap yang kedua, observasi, wawancara intensif, tes dan angket terbuka dilakukan untuk menggali data tentang pemrosesan informasi dalam berpikir di saat siswa menyelesaikan masalah geometri. Data yang diperoleh akan dideskripsikan atau diurakan yang kemudikan dianalisis dan divalidasi lebih lanjut untuk menarik kesimpulan.

Hasil penelitian yang adalah, pemrosesan informasi saat proses berpikir dalam belajar geometri terdiri dari tiga fase yaitu, fase pengumpulan informasi, fase pengelolaan informasi, dan fase pemberian makna. Masing-masing fase di pengaruhi oleh keberhasilan proses penyimpanan informasi dalam model-model ingatan baik ingatan jangka pendek, ingatan jangka panjang dan ingatan semantik dalam proses belajar geometri, selain itu kemampuan berpikir geometri juga memberikan pengaruh pada proses pengelolaan informasi, yaitu kegagalan dalam memproses informasi dapat menyebabkan kegagalan pada proses berpikir geometri yang berimplikasi pada ketidak berhasilan belajar geometri

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 33 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: