Desain dan implementasi basis data multidimensi untuk pengembangan aplikasi pemantauan biaya (Studi Kasus: PT ARCO)

Proses mendesain basis data dengan baik merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam nenunjang keberhasilan pemakaian suatu aplikasi. Desain basis data yang baik dan efektif harus memperhatikan user requirement dan sifat data yang diakses oleh aplikasi yang bersangkutan. Sejak tahun 1996 ARCO Indonesia mulai memakai aplikasi BVA (Budget versus Actual) yang merupakan aplikasi untuk memantau pemakaian alokasi biaya yang telah dianggarkan setiap bulannya. Aplikasi tersebut mengakses sistem basis data relasional yang juga dipakai oleh aplikasi Orcle Financial. Pada dasarnya aplikadsi BVA lebih bersifat query intensif dimana bnayak terajadi proses gropuing dan rollup untuk mengahasilkan data agregasi. Aplikasi tersebut juga mengakses struktur data yang lebih bersifat multidimensi daripada relasional, sehingga pemakaian tipe basis data relaisional dirasakan kurang tepat. Akibat dari kondisi tersebut dan ditambah dengan adanya sharing resource basis data dengan aplikasi lain mengakibatkan performance aplikasi ini menjadi tidak stabil. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukaan desain basis data baru yang sesuai dengan sifat aplikasi yang dimaksud. Desain basis data tersebut harus mendukung teknologi multidemensi yang dapt memenuhi kebutuhan proses multilevel dan multidimensional agregates, multidimensional analytical calculation serta ad hoc review reorganizations (Thomsen,1997).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: