Mengapa Butuh Perencanaan

Dalam menyusun pogram tentunya dibutuhkan suatu perencanaan yang baik agar program dapat berjalan dengan baik dan sampai pada tujuan yang akan diharapkan. Oleh sebab itu dalam merencanakan suatu ahli haruslah pandai memanajemen sehingga setelah merencanakan, dapat dilanjutkan dengan organizing, actuating dan yang terakhir controlling. Seseorang yang akan menyusun program haruslah menguasai dan memiliki skill manajemen yang baik, serta mengerti tentang fungsi manajemen program. Fungsi manajemen sendiri dapat diartikan sebagai elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Orang yang akan merencanakan sebuah program haruslah bertindak sebagai manajer, manajer bagi dirinya sendiri, manajer bagi tim dan manajer bagi program tersebut. Karena seorang manajer bertugas untuk mengarahkan dan mengelola fungsi-fungsi manajemen agar apa yang diprogramkan mencapai tujuan.

Manajer ——–> Mengelola fungsi-fungsi ——–> Tujuan

|

|

|

*Perencanaan

*Organisasi

*Pelaksanaan

*Pengawasan

Perencanaan (Planning)

Berbagai batasan penting tentang planning dari yang sederhana sampai kepada perumusan yang lebih rumit. Ada yang merumuskan dengan sangat sederhana, misalnya perencanaan adalah penentu serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan. Pembatasan yang agak kompleks merumuskan perencanaan sebagai penetapan apa yang harus di capai, bila hal itu dicapai, dimana hal itu harus dicapai, bagaimana hal itu harus dicapai, siapa yang bertanggungjawab, dan penetapan mengapa hal itu harus dicapai. Hampir sama dengan pembatasan terakhir dimana perumusan perencanaan merupakan penetapan jawaban kepada keenam pertanyaan berikut :

  1. Tindakan apa yang harus dikerjakan?
  2. Apakah sebabnya tidakan itu harus dikerjakan?
  3. Dimanakah tindakan itu harus dikerjakan ?
  4. Kapankah tindakan itu dilaksanakan ?
  5. Siapakah yang akan mengerjakan tindakan itu ?
  6. Bagaimanakah caranya melaksanakan tindakan itu?

Menurut para beberapa para ahli perencanaan dapat didefinisikan sebagai berikut :

ü      Terry dalam bukunya Principle Of Management mengatakan bahwa perencanaan adalah suatu proses pemilihan dan menghubung-hubungkan fakta serta menggunakannya untuk menyusun asumsi-asumsi yang diduga bakal terjadi dimasa mendatang, untuk kemudian merumuskan kegiatan-kegiatan yang isusulkan untuk tercapainya tujuan yang diharapkan.

ü      Venogopal mengatakan bahwa perencanaan adalah suatu prosedur kerja bersama-sama masyarakat dalam upaya untuk merumuskan masalah (keadaan-keadaan yang belum memuaskan) dan upaya pemecahan yang mungkin dapat dilakukan demi tercapainya tujuan dan sasaran yang ingin dicapai.

ü      Muller mengatakan bahwa perencanaan adalah upaya sadar yang dirancang atau dirumuskan guna tercapainya tujuan (kebutuhann, keinginan, minat) msyrakat untuk siapa program tersebut ditujukan.

ü      Cornell (Martinez, 1987) mengatakan pembangunan (pedesaan) yang efektif bukanlah semata-mata karena adanya kesempatan tetapi merupakan hasil dari penentuan pilihan-pilihan kegiatan bukab hasil “trial dan error” tetapi akaiba dari perencanaan yang baik.

Fungsi Perencanaan (Mengapa Butuh Perencanaan)

Sesungguhnya fungsi perencanaan bukan saja menetapkan hal-hal seperti tersebut diatas, tetapi juga dalam fungsi perencanaan sudah termasuk didalamnya penetapan budget. Oleh karenanya lebih tepat bila perencanaan atau planning dirumuskan sebagai penetapan tujuan, policy, prosedur, budget, dan program suatu organisasi. Jadi fungsi planning termasuk budgeting yang dimaksudkan fungsi manajemen dalam menetapkan tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi, menetapkan peraturan-peraturan dan pedoman-pedoman pelaksanaan yang harus dituruti, dan menetapkan ikhtisar biaya yang diperlukan dan pemasukan yang diharapkan akan diperoleh dari rangkaian tindakan yang akan dilakukan.

Kesimpulan

Dalam merencanakan sesuatu proogram atau kegiatan agar tercapai tujuannya maka dibutuhkan sebuah perencanaan, dimana perencanaan adalah proses penetapan apa yang harus di capai, bila hal itu dicapai, dimana hal itu harus dicapai, bagaimana hal itu harus dicapai, siapa yang bertanggungjawab, dan penetapan mengapa hal itu harus dicapai, dengan menghubungkan fakta-fakta yang ada sehingga dapat memprediksikan situasi yang ada dimasa yang akan datang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: