Model Rekonstruksi Cadangan Minyak Bumi melalui Analisis Spasial STARMA

Pendekatan analitik untuk menyelesaikan model gejala space-time mencakup tahapan rumusan masalah, penyederhanaan masalah (melalui asumsi) dengan tujuan memperoleh solusi eksak. Jika penyederhanaan masalah belum menghasilkan solusi eksak yang memuaskan, peneliti menerapkan pendekatan solusi hampiran (aproksimasi). Penelitian penentuan solusi hampiran berkembang pesat sejalan dengan perkembangan teknologi komputer. Simulasi reservoir menerapkan konsep dan teknik pemodelan untuk menganalisis perilaku reservoir (petroleum reservoir) yang mengacu pada hidrodinamika aliran fluida dalam reservoir. Model aliran fluida direpresentasikan oleh persamaan diferensial parsial proses aliran fluida dalam medium reservoir. Simulasi reservoir merupakan alat memahami mekanika fluida reservoir, produksi hidrokarbon, dan efisiensi penge-lolaan reservoir. Pencocokan riwayat (history matching) merupakan proses modifikasi parameter model hingga diperoleh kesesuaian antara prediksi simulasi dan data aktual. Kinerja simulasi reservoir dipengaruhi oleh proses intrapolasi data. Permasalahan yang hendak diteliti ialah ciri reservoir melalui pemodelan data space-time produksi-lokasi sumur. Penelitian ini menitiberatkan perhatian pada pemodelan data produksi reservoir hidrokarbon melalui model STARMA. Model STARMA diharapkan dapat memberikan kuantifikasi pola kecenderungan produksi sumur reservoir.

Proses produksi hidrokarbon dimodelkan sebagai proses space-time melibatkan korelasi spasial antarsumur dan korelasi antarperiode produksi. Penelitian model space-time bertujuan menerapkan pendekatan model deret waktu dalam permasalahan simulasi strategi pengelolaan reservoir. Efek waktu dirumuskan sebagai model deret waktu, dan efek lokasi dirumuskan sebagai matriks bobot spasial. Penelitian deret waktu mencakup segi teori dan praktis dalam rangka penerapan pada data produksi hidrokarbon.

Data produksi hidrokarbon formasi Jatibarang memiliki pola berbeda dari data standar. Data produksi hidrokarbon memiliki ciri berlainan dengan data deret waktu curah hujan. Hidrokarbon terbentuk setelah melalui proses geologi kompleks dan waktu jutaan tahun. Suatu sumur produksi memperlihatkan profil naik dalam waktu relatif singkat dilanjutkan penurunan secara mencolok yang selanjutnya menuju stasioner. Plot curah hujan umumnya menunjukkan kecenderungan stasioner. Formasi Jatibarang merupakan reservoir volkanik rekahan (fractured system). Reservoir memiliki ciri porositas ganda. Faktor yang diduga mempengaruhi produksi formasi Jatibarang antara lain rekahan, tebal formasi, tipe batuan, tekstur batuan. Percobaan menyimpulkan bahwa porositas, permeabilitas, dan ciri hidrokarbon berkorelasi nyata dengan pola produksi.  Penelitian kuantifikasi matriks bobot spatial memotivasi penelitian ciri spasial parameter reservoir: ketebalan, permeabilitas, porositas, saturasi minyak, trap area, dan peta struktur. Kajian spasial menghasilkan usulan pemilihan matriks bobot spasial melalui korelasi spasial sebagai alternatif matriks bobot spatial konvensional.

Penelitian model space-time produksi formasi Jatibarang telah memberikan kontribusi nyata pada pengembangan ipteks, antara lain penerapan model deret waktu pada data produksi reservoir, pemodelan data gap, model stokastik pencirian reservoir (korelasi spasial, prediksi spasial), identifikasi pendekatan model diskret sebagai ciri heterogenitas reservoir.  Pendekatan model spasial memberikan suatu metode kuantifikasi potensi cadangan reservoir berupa citra trap area yang merupakan informasi pndukung strategi penentuan lokasi titik bor suatu cadangan minyak bumi.

Penelitian model space-time produksi reservoir Jatibarang menghasilkan beberapa studi awal perluasan masalah penelitian lanjutan, antara lain conditional simulation permeabilitas-porositas-ketebalan, reservoir litologi rantai Markov, simulasi reduksi keragaman penentuan sumur fiktif, image spatial reservoir trap area, marked point process, dan pemodelan reservoir.

2 Tanggapan so far »

  1. 1

    ira said,

    Assalaamu’alaykum
    Saya mhs Statistika IPB yang sdg mencari topik skripsi mengenai penggunaan aplikasi analisis kriging, menggunakan analisis spasial juga. Apakah punya beberapa referensi mengenai materi spatial analysis yang dikaitkan penentuan model lokasi titik bor?
    Mohon di share ke email saya. Terimakasih y

  2. 2

    Rusnalia said,

    Assalamu alaikum…
    saya mhswa UNHAS makassar sementara menyusun skripsi mengenai STARMA,
    Apakah punya bbrpa referensi mengenai STARMA?

    Mohon bantuannya dan d share ke email sy…

    Terima kasih


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: