PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN INTELIGENSI

Materi yang disajikan pada bab ini menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam bagaimana budaya mendefinisikan perkembangan kognitif dan inteligensi. Bagaimana suatu budaya mendefinisikan apa yang disebut “cerdas” barangkali tidak sama dengan bagaimana budaya lain mendefinisikan inteligensi. Karena itu, tanda-tanda atau perilaku yang secara tipikal dipakai untuk mengukur inteligensi akan berbeda-beda dari suatu budaya ke budaya yang lain.

Selain itu, penelitian lintas budaya tentang teori Piaget menunjukkan adanya cukup banyak kemiripan, dan juga perbedaan, kultural dalam bagaimana orang menapaki tahap-tahap perkembangan kognitif. Kemiripan-kemiripan tersebut terkait dengan sifat dari tahap-tahap yang dilalui orang dalam perkembangan ketrampilan penalaran abstrak mereka serta dalam rentang usia umum yang diasosiasikan dengan masing-masing tahap. Namun demikian, penelitian lintas budaya juga menunjukkan perbedaan-perbedaan dalam tiap tahap dan mempertanyakan apakah penalaran ilmiah yang abstrak merupakan titik akhir perkembangan kognitif. Penelitian yang ada menunjukkan dengan jelas bahwa banyak pertanyaan tentang perbedaan dalam definisi inteligensi dan mengenai kaitan erat antara budaya, bahasa, dan inteligensi harus diurai terlebih dahulu sebelum kita bisa mengambil kesimpulan tentang perbedaan antarkelompok dalam inteligensi.

Untuk Lebih Jelasnya Silahkan Download LINK di bawah ini :

http://www.ziddu.com/download/9585101/LINBUDBANGEEETTTT.doc.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: