PENGARUH ORIENTASI PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN PENALARAN TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS (Sebuah Eksperimen di Prodi PGSD Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta)

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh orientasi pembelajaran dan kemampuan penalaran terhadap keterampilan menulis bahasa Indonesia. Orientasi pembelajaran yang digunakan adalah pembelajaran yang berientasi pada mahasiswa dan pembelajaran yang berorientasi pada dosen, sedangkan kemampuan penalaran dikelompokkan ke dalam dua klasifikasi, yaitu kemampuan penalaran tinggi dan rendah. Penelitian ini dilaksanakan di Program studi PGSD FKIP Universitas Sebelas Maret. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan faktorial Anava 2 x 2. Kerangka sampling beranggotakan 115 orang mahasiswa. Kerangka sampling kemampuan penalaran tinggi 58 orang dan kerangka sampling untuk kemampuan penalaran rendah 57 orang. Masing – masing kelas orientasi pembelajaran pada mahasiswa dan orientasi pembelajaran pada dosen ditetapkan berjumlah 30 orang yang terdiri 15 orang mahasiswa kemampuan penalaran tinggi dan 15 orang mahasiswa kemampuan penalaran rendah. Penetapan sampel ini secara proposional berjumlah sama antara jumlah mahasiswa kemampuan penalaran tinggi dan kemampuan penalaran rendah untuk mempermudah analisis dengan menggunakan uji Tukey. Sampel kemampuan penalaran tinggi diambil secara acak dari kerangka sampling kemampuan penalaran tinggi sebanyak 15 orang untuk kelas orientasi pembelajaran mahasiswa tanpa pengembalian dari kerangka sampling dari 58 orang. Sampel kemampuan penalaran rendah untuk kelas orientasi pembelajaran pada dosen diambil secara acak tanpa pengembalian masing-masing sebanyak 15 orang dari kerangka sampling kemampuan penalaran rendah 57 orang. Mahasiswa kemampuan penalaran tinggi dan rendah digabung satu kelas untuk kelas orientasi pembelajaran pada mahasiswa, demikian juga untuk kelas orientasi pembelajaran pada dosen. Hasil penelitian menujukan bahwa (1) secara umum, belajar menulis dengan orientasi pembelajaran pada mahasiswa memberikan pengaruh lebih tinggi dibandingkan dengan orientasi pembelajaran pada dosen terhadap keterampilan menulis Bahasa Indonesia mahasiswa PGSD; (2) untuk kelompok mahasiswa yang memiliki kemampuan penalaran tinggi yang belajar dengan orientasi pembelajaran pada maha- siswa memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan orientasi pembelajaran pada dosen; (3) untuk kelompok mahasiswa yang memiliki penalaran rendah yang belajar dengan orientasi pembelajaran pada mahasiswa memberikan hasil yang lebih rendah dibandingkan dengan yang belajar pada orientasi pembelajaran dosen; dan (4) terdapat interaksi antara orientasi pembelajaran dan kemampuan penalaran terhadap keterampilan menulis bahasa Indonesia mahasiswa PGSD. Berdasarkan temuan penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis bahasa Indonesia dapat ditingkatkan dengan orientasi pembelajaran yang berbeda, pembelajaran yang berorientasi pada mahasiswa dapat digunakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan penalaran tinggi dan pembelajaran yang berorientasi pada dosen dapat digunakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan penalaran rendah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: