Archive for TEKNIK MESIN

Struktur dan Sifat Kemagnetan Magnet Permanen Hibrida Isotrop Berperekat Berbasis Nd-Fe-B

Magnet permanen hibrida berperekat ialah magnet permanen terbuat dari serbuk 2 atau lebih material magnetik yang jenisnya berbeda, terikat oleh suatu matriks non-magnetik seperti polimer, nilon, atau resin. Magnet berperekat (bonded magnets) digunakan secara luas dalam produk industri teknologi canggih seperti pada otomotif, pesawat terbang, instrumen, elektronik, dan komputer. Produk teknologi modern ini memerlukan magnet permanen yang mampu menyesuaikan diri dengan rancangan yang rumit dan memerlukan efisiensi ruang yang tinggi. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Leave a comment »

Metode Volume Hingga untuk Grid Tak Berstruktur

Pengetahuan aliran secara rinci di sekitar suatu benda sangat dibutuhkan dalam desain rekayasa industri, misalnya aliran fluida di suatu mesin, aliran dalam pipa, aliran pada bangunan lepas pantai, kapal laut, mobil dan pesawat terbang. Biasanya informasi ini diperoleh dengan uji coba di laboratorium. Dalam tahap desain, akan sering terjadi perubahan bentuk geometri guna mendapatkan bentuk yang optimum sehingga pengujian di laboratorium, misalnya laboratorium terowongan angin, akan membutuhkan biaya dan waktu yang sangat besar. Simulasi numerik akan merupakan alternatif untuk mendapatkan informasi ini dengan cepat dan relatif murah. Tetapi bagaimanapun simulasi ini masih banyak mendapat kesulitan karena kemampuan komputer masih menjadi kendala untuk mensimulasi persamaan Navier-Stokes secara lengkap dan tiga-dimensi misalnya. Penyederhanaan persamaan yang dilakukan berakibat hasil yang diperoleh tidak akan persis sama seperti hasil yang diperoleh di lapangan (real flow). Walaupun demikian, metode numerik dapat membantu mendesain, memprediksi, dan menganalisis aliran di suatu model, sehingga pengujian model di laboratorium hanya akan dilakukan seminimum dan seefisien mungkin untuk mengurangi waktu dan biaya yang diperlukan. Hampir semua aplikasi aliran pada suatu benda mempunyai bilangan Reynolds tinggi, sehingga metode numerik dan metode potensial yang mensyaratkan bahwa aliran memenuhi syarat tak-viskos dan tak-rotasional cukup memadai untuk simulasi numerik. Tetapi untuk aliran yang mempunyai aliran vorteks (putaran) yang diakibatkan oleh interaksi antara suatu benda dengan aliran yang datang, persamaan di atas tidak memadai. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Integrasi Model Spektral dan Model Spasial-Ekologis pada Pengolahan Citra Satelit untuk Estimasi Produksi Pertanian

Indonesia saat ini sedang mengalami 2 masalah penting. Pertama, krisis yang tak kunjung berakhir membawa implikasi tentang pentingnya pembangunan sektor pertanian sebagai salah satu tulang punggung pembangunan nasional. Melalui pengembangan sektor ini, masalah kerawanan pangan diharapkan dapat segera teratasi dan sekaligus mampu meningkatkan ekspor komoditas non-migas berbasis pertanian. Kedua, perencanaan fisik yang kurang terkendali telah membawa ekses berupa menyusutnya lahan pertanian produktif. Di negara-negara maju, teknologi penginderaan jauh satelit telah terbukti mampu menyediakan informasi penggunaan lahan dan distribusi spasial produksi pertanian. Di Indonesia, teknologi tersebut tidak dapat langsung diterapkan, karena kondisi geografis dan sistem pertaniannya yang sama sekali berbeda. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan metode dan teknik analisis data satelit yang sesuai dengan kondisi agro-ekologis Indonesia untuk menopang upaya pemetaan penggunaan lahan dan estimasi produksi pertanian. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model analisis citra satelit secara digital, untuk mengestimasi produksi pertanian di wilayah seperti Indonesia. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Sintesis Keramik Ubahan Gradual Al2TiO5/Al2O3 dengan Aditif MgO untuk Aplikasi Suhu Tinggi

Komposit keramik berbasis aluminium titanat (Al2TiO5, AT) berpotensi sebagai bahan yang memiliki ketahanan sifat fisik mekanik pada suhu tinggi karena koefisien muai panjangnya yang mendekati nol (≈ 0.4x 10-6°C-1) dan titik lelehnya yang relatif tinggi (>2000°C). Potensi ini semakin meningkat bila komposit dapat disintesis dalam bentuk bahan ubahan gradual (functionally graded material, FGM), karena kegradualan komposisi  menurut  kedalaman  dapat  membantu  meredam perambatan  retak. Masalah utama dalam sintesis kerarnik AT ialah terurainya bahan ini menjadi alumina (Al2O3) dan rutile (TiO2). Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa dekomposisi AT ini dapat dicegah, salah satunya, dengan menambahkan magnesia (MgO). Namun, masalah lain muncul pada sintesis FGM berbasis AT, karena penambahan MgO yang tidak optimum dapat menghasilkan keramik AT yang sifat fisiknya jauh dari yang diharapkan. Tujuan penelitian ini ialah mensintesis FGM T/A dengan tambahan MgO sebagai penstabil AT dalam jumlah optimum. Penelitian ini juga dimaksudkan untuk menemukan metode yang tepat untuk meningkatkan kandungan AT di dalam FGM. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Model Inkubator untuk Pembinaan dan Pengembangan Industri Kerajinan Kayu

Tujuan penelitian ini ialah mendapatkan satu model pembinaan dan pengembangan industri kerajinan kayu melalui inkubator eksternal (out-wall incubator), dengan sistem kelembagaan yang komprehensif, serta sistem pembinaan dan mekanisme operasional pengembangan yang efektif dengan katalis perguruan tinggi. Kajian ini mengambil kasus di desa Junrejo, Kota Administratif Batu, Kabupaten Malang Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Model Rekonstruksi Cadangan Minyak Bumi melalui Analisis Spasial STARMA

Pendekatan analitik untuk menyelesaikan model gejala space-time mencakup tahapan rumusan masalah, penyederhanaan masalah (melalui asumsi) dengan tujuan memperoleh solusi eksak. Jika penyederhanaan masalah belum menghasilkan solusi eksak yang memuaskan, peneliti menerapkan pendekatan solusi hampiran (aproksimasi). Penelitian penentuan solusi hampiran berkembang pesat sejalan dengan perkembangan teknologi komputer. Simulasi reservoir menerapkan konsep dan teknik pemodelan untuk menganalisis perilaku reservoir (petroleum reservoir) Baca entri selengkapnya »

Comments (2) »

Perilaku Mekanik Beton Kinerja Tinggi dengan Gradasi Butiran Bercelah

Kelangkaan akan agregat di suatu daerah terpencil sering menyebabkan berat atau sulitnya pemenuhan persyaratan gradasi dari agregat atau bahan butiran yang kontinu. Apabila campuran beton untuk tempat tersebut dipaksakan dari bahan butiran yang gradsinya kontinu, akan berakibat pada biaya yang lebih tinggi, karena untuk agregat harus didatangkan dari tempat yang jauh. Dalam situasi seperti ini, kemungkinan penggunaan agregat yang bergradasi diskontinu (gap graded) yang tersedia di daerah tersebut merupakan alternatif yang patut untuk dipertimbangkan. Penelitian ini berusaha memberikan kontribusi pada evaluasi potensi agregat bergradasi diskontinu sebagai bahan campuran beton kinerja tinggi. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »