Archive for ORGANISASI

PENGARUH KELOMPOK TERHADAP PERSEPSI, SIKAP, DAN PERILAKU

Pada suatu hari dalam kelompok masyarakat yang ada di lingkungan tempat tinggal saya mempunyai pendapat sikap dan tingkah laku yang berbeda-beda tentang pribadi, sikap, dan tingkah laku  seseorang. Dimana kelompok masyarakat menilai bahwa pribadi , sikap, dan tingkah laku  seseorang dapat dinilai secara baik dan buruk. Tapi menurut pendapat ornag lain berbada-beda . ada orang lain yang menganggap seseorang itu baik padahal orang tersebut mempunyai pribadi, sikap, dan tingkah laku yang buruk. Tapi ada juga orang lain mengganggap seseorang itu buruk padahal orang tersebut mempunyai pribadi, sikap, dan tingkah laku yang baik. Tanpa mereeka mengenal benar tentang orang tiu dan dikarenakan sekelompok masyarakat suka membicarakan kejelekan-kejelekan dan kebaikan-kebaikan orang tersebut. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Keberhasilan Program PKK dan Kehidupan Keluarga Pedesaan

Peningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) merupakan fokus pembangunan jangka panjang tahap kedua. Upaya ini dapat dilakukan melalui pembangunan di berbagai bidang dan sektor, serta menjadi tanggung jawab semua pihak, terutama keluarga. Keluarga ialah wahana untuk pembangunan bangsa, oleh karena itu peningkatan kesejahteraan keluarga merupakan faktor utama yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan manusia Indonesia yang bermutu. Program pembinaan kesejahteraan keluarga (PKK) ialah gerakan pembangunan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Melalui kegiatan PKK, keluarga diharapkan dapat meningkatkan kemampuannya untuk mencapai tata kehidupan  keluarga  yang lebih baik. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Transisi Keluarga, Konsumsi Pangan dan Gizi, dan Perkembangan/ Kecerdasan Anak

Pertumbuhan yang cepat di bidang industri manufaktur dan jasa memberi konsekuensi pada peningkatan produktivitas dan pendapatan yang lebih cepat dibandingkan dengan sektor pertanian. Hal ini menarik tenaga kerja pertanian beserta keluarganya untuk bekerja di sektor non-pertanian, sehingga banyak keluarga yang bermigrasi ke perkotaan, dengan sektor non-pertanian yang lebih berkembang. Keluarga yang bermigrasi ke perkotaan atau daerah industri diduga akan mengalami beberapa perubahan (transisi), di antaranya dalam struktur keluarga, fungsi dan peranan anggota keluarga, serta lingkungan. Dalam keadaan transisi tersebut, keluarga dituntut untuk dapat menyesuaikan diri secara lebih baik agar bisa menjalankan semua fungsinya, temasuk fungsi dalam menumbuh-kembangkan anak agar menjadi manusia yang bermutu. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Migrasi Tenaga Kerja Indonesia Ke Malaysia : Determinan, Dampak, dan Kebijakan

Penelitian ini dilakukan dalam 2 periode dengan menekankan pada 4 segi permasalahan, yakni segi isu demografis, hubungan antarnegara, kemanusiaan, dan kebijakan. Isu demografis diangkat dengan tujuan mengidentifikasi ciri migran ke Malaysia dan keputusan yang diambil serta identifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi keputusan migran. Isu kedua menekankan upaya mengiden-tifikasi bermacam cara yang ditempuh migran untuk datang ke Malaysia dan memperoleh pekerjaan. Isu ketiga bertujuan menggambarkan perlakuan yang diterima di perjalanan, di tempat kerja, dan setelah kembali ke Indonesia. Adapun isu kebijakan diangkat dengan tujuan mengidentifikasikan dampak positif dan negatif dari migrasi serta memberikan rekomendasi kebijakan migrasi. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

PROFIL SUKOHARJO

KALAU Anda penggemar bola basket nasional, tentu nama Bhinneka Sritex Solo sudah tak asing lagi. Klub bola basket asal Solo yang termasuk salah satu klub papan atas ini kerap menjuarai Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama). Siapa yang menduga induk klub tersebut PT Sritex yang nama panjangnya Sri Rejeki Isman Tekstil-berada di Kabupaten Sukoharjo, sekitar 13 kilometer arah selatan Kota Solo.

Perusahaan tekstil nasional yang sudah go international ini memang menjadi salah satu kebanggaan Sukoharjo. Bagaimana tidak, seragam pasukan NATO dari angkatan perang Jerman pun dipesan di sini, satu juta peach stell (PS). Juga seragam polisi Papua Niugini dan tentara Inggris. Di perusahaan ini bekerja sekitar 13.500 orang yang sebagian besar penduduk kabupaten terkait. Baca entri selengkapnya »

Comments (4) »

ANALISIS DATA MONOGRAFI DESA GODOG KECAMATAN POLOKARTO KABUPATEN SUKOHARJO

  1. A. Keadaan Umum Desa

Desa Godog merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Desa ini berjarak 3 Km dari kecamatan, 10 Km dari kabupaten dan 330 Km dari Propinsi. Adapun batas wilayah dari desa Godog adalah sebagai berikut :

  1. Sebelah Utara               : Desa Mranggen
  2. Sebelah Selatan            : Desa Kemasan
  3. Sebelah Barat               : Desa Bakalan
  4. Sebelah Timur : Desa Rejosari dan Desa Tepisari

Desa Godog ini mempunyai luas wilayah 295,5000 Ha dengan pembagian 126,1000 Ha untuk tanah sawah, 85,9000 Ha untuk tanah kering, 20,2000 Ha kas desa, 0,7000 Ha untuk lapangan, perkantoran pemerintah luasnya 0,1700 Ha dan sisanya 2,5300 Ha untuk sungai, jalan, kuburan, dan lain-lain. Sebagian besar sawah di Desa Godog merupakan sawah irigasi setengah teknis, meskipun ada juga yang menggunakan irigasi teknis dan tadah hujan. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

MODEL DAN TEORI ORGANISASI

I. PENDAHULUAN

Manusia sebagai suatu makhluk sosial senantiasa ada kecenderungan untuk berinteraksi dengan sesamanya. Kelompok merupakan perwujudan dari kebutuhan manusia untuk dapat berinteraksi. Interaksi antar manusia dapat diwujudkan dalam sebuah organisasi. Organisasi inilah yang nantinya akan membentuk sikap, perilaku serta persepsi seseorang terhadap sesamannya. Organisasi menurut Mitah Thoha dalam bukunya perilaku organisasi mengemukakan bahwa organisasi adalah suatu unsur yang kompleks dan oleh karenanya adanya suatu kebutuhan pemahaman teori yang didukung oleh riset yang empiris sangat diperlukan sebelum diterapkan dalam mengelola manusia secara efektif.

Istilah organisasi sosial merujuk pada pola-pola interaksi antar orang-orang. Adanya pola atau regulitas dalam interaksi sosial mengisyaratkan bahwa terdapat hubungan antara kumpulan individu satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu banyak teori yang mengembangkan suatu anggapan tentang awal mula terbentuknya organisasi. Teori –teori serta model dalam organisasi ada berbagai macam. Baca entri selengkapnya »

Comments (12) »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31 pengikut lainnya.